13 February 2009

angka-13Pukul 3:00 dini hari pagi itu, suara Mas Ayo yang asal Cirebon  membangunkanku dari tidur pulasku. Malam itu aku tidur sejak pukul 22:00 dengan tujuan supaya aku bisa bangun di sepertiga malam yang akhir untuk doa malam karena kebetulan malam tersebut adalah malam Jum’at. Dalam Islam, sepertiga malam yang akhir adalah saat yang istimewa dimana Alloh SWT berjanji akan mengabulkan setiap permohonan ampun dan doa-doa umatnya. Selain itu, keistimewaan malam itu adalah karena malam Jum’at. Hari Jumat dalam Islam adalah rajanya Hari. Tujuan lain tidur cepat malam itu, rencananya sore nanti aku dan pasukan Pantura ( Mas Ayo dan Om Ardo ) akan pulang ke Jakarta dengan Kuda Biruku (mobil). Butuh stamina yang bagus untuk menyetir dari Semarang ke Jakarta. Jalanan yang semakin hancur tergerus air hujan dan truk – truk besar bermuatan puluhan Ton, memaksa setiap supir yang melintasi jalan itu untuk selalu waspada kalo tidak mau kendaraannya masuk lubang yang kadang-kadang bisa untuk memandikan kerbau.

“Ada telpon dari Edhy” kata mas Ayo. Dalam telpon Edhy memberitahu saya kalo BTS Tanjung Mas dan Genuk down. Setelah ku tanya, Edhy bilang bahwa malam itu ada pekerjaan di MSC yang diarsiteki oleh rekan-rekan NOC Config dan disupervisi oleh rekan-rekan NO. Entah pekerjaan apa karena memang aku ga dapet informasinya baik by phone maupun via email yang notabene-nya menjadi alat komunikasi otentik dikantorku. Yang jelas setelah pekerjaan tersebut 2 BTS yang menjadi tanggung jawabku gagal Up kembali. Sangat disayangkan memang, komunikasi yang sangat mudah dilakukan dengan dukungan sarana yang sangat baik tidak berjalan semestinya. Komunikasi yang merupakan kunci keberhasilan suatu project entah bagaimana tidak sepenuhnya dilakukan oleh bagian-bagian yang bertanggung jawab atas project tersebut malam itu.

Seandainya aku tahu akan ada pekerjaan malam itu aku atau timku akan standby untuk mensupport pekerjaan tersebut. Selain secara mental kami lebih siap, pekerjaan maintenance yang seyogianya dilakukan pada maintenance window ( pukul 00:00 s/d 04:00 ) tidak akan molor sampai 9:00. Andai aku tahu lebih awal adanya anomali dengan network yang kami maintain, aku akan mempunya cukup waktu untuk memperbaikinya. Tapi apa mau dikata, aku tau hal tersebut dimana maintenence window tinggal beberapa menit lagi. Secara pribadi aku sangat kesal malam itu. Pekerjaan orang lain kini menjadi tanggung jawabku.

Pukul 3:15 aku berangkat menuju site Telogosari. Butuh 20 menit untuk mencapai kesana. Setelah melakukan proses troubleshooting prosedural, aku berkesimpulan bahwa letak ketidak normalan ada disite Gemah. Dalam perjalanan ke Gemah perasaanku tambah dongkol lagi setelah tau Driverku dinihari itu tidak tau jalan ke site Gemah. Sebel karena kebijakan GA mengenai driver On Call yang menurut saya mereka bikin pusing sendiri. Sebel karena si Driver tidak punya inisiatif mencari tau lokasi-lokasi mana saja yang menjadi tanggung jawabku. Tapi OK-lah ga apa-2. Kalo kata bapa saya, kalo mereka pinter, mereka akan menjadi Engineer atau yang lainnya.🙂

Setelah melakukan pengecekan-pengecekan di Gemah, BTS Tanjung Mas akhirnya Up Juga, cuma masalahnya BTS Genuk ga naik-2 juga. Akhirnya kuputuskan untuk ke site Genuk. Lagi – lagi driver baruku ga tau site ini. Walau ngantuk berat kupaksakan tetep melek melihat jalan sekalian menjadi guide. Akhirnya nyampe juga di site Genuk.

Karena keterbatasan waktu kuputuskan untuk memanggil timku untuk troubleshooting. Ku minta mereka ada disetiap site yang menghubungkan site genuk dengan MSC. Pukul 9 kurang dikit akhirnya BTS Genuk naik juga. Alhamdulillah… Walau kecewa karena waktu troubleshooting melebihi target, tapi ga apa-apa lah. Pikirku. Betul – betul pagi yang ribet.

Dalam perjalanan ke kantor HPku berdering. Ternyata pak Agus Security yang telpon memberitahukan bahwa pintu mobil ga bisa dibuka. Aku hanya bilang OK dan berterima kasih atas bantuan beliau memindahkan mobilku.

Tetapi sampai kekantor, security lain menghampiri saya dan menunjukan kalo cover hendle pintu belakang jebol dan hanya diikat oleh tali. Kalo ku analisa penyebabnya adalah Pintu tersebut dipaksa dibuka. Kemudian, entah karena buru-buru atau ngga tau, cover hadle ditarik dengan paksa sementara handlenya sendiri belum kepegang. Sehingga Jebolah cover handle pintu itu. Dongkol, sebel dan kecewa bercampur jadi satu. Yang bikin sebel lagi, pa Security ga ada omongannya babar blas…🙂 Walau ga akan minta ganti, aku hanya mau pengakuan dan permintaan maafnya saja sebagai bukti tanggung jawabnya. Tapi apa lacut, securitynya kabur duluan…

Karena sudah siang, kulirik jam tangan ku. pukul 10 lebih dikit. Mataku juga melihat tanggal di jam tanganku. 13 February 2009, wah ngepasi tanggal 13 nih… pikirku. Walau ga percaya adanya angka sial, tapi hari itu beber-bener membuatku sebel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s